Lato-lato, Permainan Tradisional yang Kembali Viral

Masa kecil memang tidak lepas dengan berbagai permainan. Salah satu permainan yang sedang viral saat ini bernama lato-lato. Lato-lato termasuk dalam permainan tradisional yang paling dimainkan oleh masyarakat Indonesia. Bentuk dari lato-lato dapat dikatakan sederhana yaitu sepasang bola kecil terikat dengan seutas tali.
Sedangkan cara memainkannya sangat mudah, para pemain lato-lato hanya perlu membenturkan kedua bola kecil secara berkali-kali tanpa berhenti. Jadi, kita hanya perlu menggoyangkan talinya saja untuk bermain sehingga dua bandul atau bola itu saling beradu dan menghasilkan suara. Sensasi dari permainan lato-lato ketika muncul bunyi tok-tok yang kencang sehingga mampu memacu adrenalin menjadi meningkat. Dari situlah banyak orang ingin mencoba bahkan ketagihan dengan permainan lato-lato.
Pemenang dari permainan lato-lato adalah mereka yang dapat memainkan lato-lato dalam jangka waktu yang paling lama. Konon katanya, permainan lato-lato bukan hanya digemari dan dimainkan oleh anak-anak namun anak remaja, dewasa bahkan orang tua.
Saat ini, permainan lato-lato kembali viral bahkan tengah menjadi bahan perbincangan. Kita akan banyak menemukan orang keranjingan lato-lato, hampir di setiap sudut jalan yang menjual bahkan memainkannya. Memang benar, lato-lato merupakan permainan yang unik. Awal mula kemunculan dan kepopuleran lato-lato ada di Amerika Serikat (AS) pada era 1960-an.
Berdasarkan informasi secara psikologi, permainan lato-lato memang memiliki daya pikat tersembunyi. Pasalnya, permainan ini dapat memacu kognitif, motorik, bahkan sisi kompetitif pada seseorang. Secara tidak langsung, permainan lato-lato memicu keinginan untuk lebih tahan lama maka dari itu, kognitif dan motorik kita menjadi terpacu.
Sebagai contoh, saat kita melihat teman bisa bermain bagus, maka kita akan muncul keinginan untuk bisa menaklukkan lato-lato seperti mereka. Hal ini bukanlah sesuatu yang buruk, selama kita memainkan dengan benar tanpa membahayakan orang lain.
Hanya saja untuk anak-anak yang ingin memainkan lato-lato, lebih baik orang tua tetap memantaunya. Hal ini bertujuan untuk meminimalisasi cedera dari terlempar bola lato-lato. Jadi, apakah teman-teman sudah ada yang bermain lato-lato?
Sumber : https://beritajatim.com/ragam/lato-lato-permainan-tradisional-yang-kembali-viral/
Share This Post To :
Kembali ke Atas
Artikel Lainnya :
Kembali ke Atas


