• gambar
  • gambar

Selamat Datang di Website SMP NEGERI 2 WARU SIDOARJO. Terima Kasih Kunjungannya

Pencarian

Kontak Kami


SMP NEGERI 2 WARU SIDOARJO

NPSN : 20501738

Jl.Lawu Komplek Kepuh Permai Kec.Waru Kab.Sidoarjo 61256


[email protected]

TLP : 031 8661775


          

Prestasi Siswa


Lomba Ketangkasan Baris Berbaris (LKBB)

Juara 1 Bina LKBB Tingkat SMP/MTs Se-Jatim Tahun 2022



:: Selengkapnya

Banner

Jajak Pendapat

Statistik


Total Hits : 341361
Pengunjung : 154491
Hari ini : 123
Hits hari ini : 305
Member Online : 0
IP : 216.73.216.109
Proxy : -
Browser : Gecko Mozilla

Status Member

Kegiatan P5




Kenali Kearifan Lokal melalui Tempe

 

Penulis : Jasmine Cinta Salsabillah 8J

 

Sabtu (25/5) SMP Negeri 2 Waru mengadakan kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang kedua kalinya setelah kelas 7, hari ini giliran kelas 8 yang mengerjakan P5 dengan tema kearifan lokal “Tempe-Heritage On a Plate”. Kegiatan ini dilaksanakan pada pukul 08.15-selesai, kegiatan ini dilakukan setelah Sholat Duha dikelas masing-masing.

Acara ini disambut dengan sambutan dari guru pembimbing, guru menjelaskan tentang apa itu tempe dan sejarah tempe. Tidak hanya itu, tetapi mereka juga menjelaskan alat dan bahan apa saja yang kita butuhkan untuk membuat tempe. Bedanya dari kelas 7 kelas 8 ini memakai daun pisang untuk membungkus tempe, sedangkan kelas 7 menggunakan plastik.

Guru pembimbing P5 menjelaskan tentang jamur yang ada didalam tempe, menjelaskan berbagai jenis tempe dari berbagai daerah dan negara. Setelah menjelaskan tentang tempe, wali kelas dan guru pembimbing menginstruksikan kita untuk duduk di kelompok yang sudah ditentukan sebelumnya, kelompoknya berisi 6 orang anak. Setelah duduk dengan kelompok masing masing, para siswa di beri beberapa LK (Lembar kerja) yang berisi tentang beberapa soal seputar tempe.

Kegiatan P5 ini sangat bermanfaat bagi para siswa karena siswa bisa tau hal belum mereka tau sebelumnya, mereka bisa mengetahui cara membuat tempe dan cara mengolahnya

“Proses pembuatan tempe ini sederhana namun penuh makna. Pembuatan tempe melibatkan komunitas dan mencerminkan nilai-nilai luhur gotong royong. Tempe bukan sekedar makanan, tetapi juga cerminan identitas dan kekayaan budaya Indonesia yang patut di banggakan dan dilestatikan. Proyek ini juga menginspirasi untuk lebih menghargai dan melestarikan kearifan lokal Indonesia.” Ucap Nur  Mei Fadilla, selaku siswi yang mengikuti P5 tadi pagi.




Share This Post To :

Kembali ke Atas

Artikel Lainnya :





   Kembali ke Atas